• Home
  • About
  • Committee
  • News
  • Download
  • Contact
News
 
Image

Sosialisasi KHA & UU Perlindungan Anak - Penyelenggaraan TOT Nasional

Forum Peduli Anak Bangsa telah dibentuk melalui suatu deklarasi bersama lembaga aras nasional gereja-gereja dan beberapa lembaga pelayanan anak. Lembaga tersebut adalah: Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB), Jaringan Kerja Lembaga-Lembaga Pelayanan Kristen (JKLPK), World Vision Indonesia (WVI), Yayasan Compassion Indonesia (YCI), Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII), Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI),Persekutuan Gereja Tionghoa Indonesia (PGTI), Gabungan Gereja Baptis Indonesia (GGBI) dan Bala Keselamatan.

Forum ini bertujuan menjangkau 1500 gereja di 18 propinsi agar mengedepankan kepentingan terbaik anak dalam pelayanan mereka.  Pendekatan yang dipilih untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan melakukan pelatihan untuk pelatih (Training of Trainers - TOT) berjenjang bagi para fasilitator Konvensi Hak-Hak Anak dan Undang-Undang Perlindungan Anak dalam wawasan Kristiani dari 18 propinsi.  TOT berjenjang dilakukan dengan menyelenggarakan tiga kali TOT tingkat nasional untuk para fasilitator dari propinsi-propinsi terpilih oleh fasilitator yang ditunjuk oleh FPAB dan mendukung pelaksanaan TOT di tingkat propinsi yang yang dilaksanakan oleh alumni TOT Nasional. Untuk menciptakan kebutuhan (demand) bagi TOT di tingkat propinsi, tim fasilitator FPAB akan mendukung penyelenggaraan seminar-seminar bagi pemimpin gereja di propinsi-propinsi sasaran.

TOT Nasional telah diselenggarakan tiga kali untuk Indonesia bagian barat, bagian tengah dan bagian timur.  TOT Nasional pertama dilaksanakan di Yogyakarta pada tanggal 26-30 September 2011 untuk regional tengah.  Untuk regional timur diselenggarakan di Makassar pada tanggal 21-25 November 2011.  Sedangkan regional barat diselenggarakan di Batam pada tanggal 23-27 Januari 2012.  Para peserta terdiri dari utusan lembaga aras, sinode, pelayanan anak, lembaga jaringan dan STT.

Pembelajaran berjalan dengan baik dan dinamika kelompok sangat positif.  Ada peserta yang berpengalaman memfasilitasi pelatihan, termasuk KHA.  Mereka juga berpengalaman dalam penyusunan dan pelaksanaan program di lembaga dimana mereka melayani.

Tiga topik yang dinilai peserta paling bermanfaat adalah: Menggali Wawasan Alkitab Tentang Hak Anak, Membangun Gereja Yang Ramah Anak, dan Siosialisasi Hak Anak.  Mereka bahkan meminta tambahan waktu untuk materi Sosialisasi Hak Anak, Pemetaan Situasi Anak, dan Membangun Gereja Yang Ramah Anak.

Hal paling positif dampak dari penyelenggaraan acara ini adalah komitmen perubahan perilaku peserta terhadap anak setelah mengikuti pelatihan ini.

(JPAB News)

View : 259